Benarkah Peta Palestina Dihapus dari Google Maps?

IQRA.ID – Belakangan ini ramai diperbincangan di media sosial tentang peta Palestina yang dihapus dari aplikasi Google Maps. Bila kita mengetik  nama “Palestina” di aplikasi Google Maps, maka tidak muncul alias tidak tercantum di wilayah yang seharusnya merupakan wilayah Palestina. Jadi, benarkah peta Palestina dihapus dari Google Maps?

Pada 10 Agustus 2016 silam, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menjelaskan bahwa tindakan Google menghapus peta Palestina di Google Maps dan memasukkan wilayah tersebut ke Israel karena mengacu kepada PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) tentang status Palestina.

Namun, untuk menentukan sikap Pemerintah Indonesia seperti apa, Rudiantara menyatakan akan berkonsultasi dengan menteri luar negeri karena berkaitan dengan politik internasional.

“Google itu mengacu kepada PBB, Palestina itu adalah statusnya adalah observer, belum menjadi anggota penuh,” kata Rudiantara, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, sebagaimana dilansir oleh Republika.

Palestina Map

Meski demikian, hingga hari ini Palestina telah diakui oleh 137 negara anggota Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) sebagai negara yang berdaulat, termasuk pengakuan dari Republik Indonesia. Dan sebaliknya sekitar 14 negara di dunia yang mendukung aneksasi yang dilakukan oleh Israel.

Baca juga :  Kenangan Gus Dur Menziarahi Gaza
Sikap NU terhadap Palestina

Sementara itu, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj saat berbicara pada forum ulama dan pemikir dunia terkait kondisi Palestina menyatakan bahwa NU yang merupakan ormas terbesar di Indonesia akan selalu menyuarakan kemerdekaan Palestina. Menurut Kiai Said, Palestina bukan hanya persoalan penyerobatan tanah oleh Israel, tapi masalah aqidah Islam dan hak-hak manusia yang dirampas. Padahal Palestina memiliki hak atas yang harus dihormati.

“Kita harus membela Palestina karena itu rumah Palestina,” ajaknya kepada tokoh-tokoh dunia dari lintas negara di forum tersebut, sebagaimana dilansir situs resmi NU Online pada Senin (29/6).

Bagi Kiai Said, sikap NU sudah jelas dan tegas, menentang pendudukan, penjajahan, dan kezaliman yang dilakukan Israel kepada Palestina.

“Kita sudah jelas, sikap kita seperti pemerintah Indonesia sendiri yang sangat jelas, tegas, menentang pendudukan, menentang penjajahan, menentang kezaliman. Tiap hari korban berjatuhan, bergelimpangan. Anak-anak kecil, orang tua, ibu-ibu, perempuan karena memang Palestina tidak punya tentara,” tegas pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqofah Jagakarsa, Jakarta Selatan itu. (M. Zidni Nafi’)

Baca juga :  Melihat Palestina dalam Karya Sastra Ibrahim Nasrallah
be the first to comment on this article

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *