Doa dan Dzikir Sholat Witir dan Artinya Sesuai Sunnah

Doa dan dzikir setelah witir

Doa dan Dzikir Sholat Witir dan Artinya Sesuai Sunnah akan ditampilkan berikut ini.

Sholat Witir hukumnya Sunnah. Waktu ditunaikan pada malam hari setelah Sholat Isya’. Rakaat Witir lazimnya minimal 3 rakaat dan maksimal 13 rakaat, meskipun ada ulama yang berijtihad bisa dikerjakan 1 rakaat saja.

Berikut ini bacaan doa dan dzikir setelah sholat Witir sesuai Sunnah Nabi, lengkap dengan latin dan artinya:

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

Latin: Subhaanal malikil qudduus. (Dibaca 3x)

Artinya: “Mahasuci Tuhan yang kudus.” (HR. Nasai)

 ِسُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ المَلَائِكَةِ وَالرُّوْح

Latin: Subbuuhun, quddusun, rabbunaa wa rabbul malaaikati war ruuhi.

Artinya: “Suci dan qudus Tuhan kami, Tuhan para malaikat dan ruh Jibril.” (HR Al-Baihaqi dan Ad-Daruqutni).

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لاَ أُحْصِى ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

Latin: Allahumma innii a’uudzu bika bi ridhaaka min sakhatika wa bi mu’aafaatika min ‘uquubatika, wa a’uudzu bika minka laa uhshii tsanaa-an ‘alaika, anta kamaa atsnaita ‘alaa nafsik.

Artinya: “Ya Allah, aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemarahan-Mu, dan dengan keselamatan-Mu dari hukuman-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan kepada-Mu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau sanjukan kepada diri-Mu sendiri.” (H.R. Abu Dawud)

 أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ إِيْمَانًا دَاِئمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ

أَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا أَللهُ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Latin: Allahumma innaa nas’aluka iimaanan daaimaan, wanasaluka qalban khaasyi’an, wanas’aluka ‘ilman naafi’an, wanas’aluka yaqiinan shaadiqan, wanas’aluka ‘amalan shaalihan, wanas’aluka diinan qayyiman, wanas’aluka khairan katsiran, wanas’alukal ‘afwa wal’aafiyata, wanas’aluka tamaamal ‘aafiyati, wanas’alukasyukra ‘alal ‘aafiyati, anas’alukal ghinaa’a ‘aninnaasi.

Baca juga :  Doa Puasa Ramadhan Hari ke-1 Sampai ke-5

Allahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhusy-syu’anaa watadharru’anaa wata’abbudanaa watammim taqshiiranaa yaa allaahu yaa allaahu yaa allaahu yaa arhamar raahimiin. washallallaahu ‘alaa khairi khalqihi muhammadin wa’alaa aalihi washahbihi ajma’iina, walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiina.

Artinya: “Ya Allah, kami mohon pada-Mu, iman yang langgeng, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, keyakinan yang benar,amal yang saleh, agama yang lurus, kebaikan yang banyak.kami mohon kepada-Muampunan dan kesehatan, kesehatan yang sempurna, kami mohon kepada-Mu bersyukur atas karunia kesehatan, kami mohon kepada-Mu kecukupan terhadap sesaama manusia.

Ya Allah, tuhan kami terimalah dari kami: shalat, puasa, ibadah, kekhusyu’an, rendah diri dan ibadaha kami, dan sempurnakanlah segala kekurangan kami. Ya allah, Tuhan yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih. Dan semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada makhluk-Nya yang terbaik, Nabi Muhammad SAW, demikian pula keluarga dan para sahabatnya secara keseluruhan. Serta segala puji milik Allah Tuhan semestra alam.”

Penjelas Landasan:

Sahabay Ubay bin Ka’ab meriwayatkan bahwa Rasulullah ketika di dalam sholat Witir membaca Sabbihismarabbikal a’laa (Al-‘Ala), Qul yaa ayyuhal kafiruun (Al-Kafirun), dan Qulhuwallahu ahad (Al-Ikhlas). (HR. Ahmad, Abu Dawud, Nasai, Ibnu Majah).

Dalam riwayat lain, Imam Nasai menambahkan matan hadits Ubay di atas, bahwa Rasulullah setelah selesai sholat Witir membaca subhanal malikil quddus sebanyak 3 kali.

Selanjutnya, sebagaimana hadits yang diriwayakan Imam Abu Dawud, Sahabat Ali bin Abi Thalib menceritakan bahwa Nabi Saw pernah berdoa di dalam (setelah) sholat Witir:

Baca juga :  Doa Hari ke-19 Bulan Ramadhan

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لَا أُحْصِي نِعَمَكَ وَلَا ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكِ

Demikian bacaan doa dan zikir sholat witir. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah Ta’ala. Wallahu a’lam.

There are 2 comments for this article
  1. Avatar
    rani 7 Mei 2020 13:18

    terimkasi ini sangat membantu. sekedar saran alangkah baiknya jika penulisannya kata2 nya diperbaiki ada salah huruf pada bagian akhir kalimat penutup tertulis “Nasi” yangseharusnya “Nabi”.

    • Ummi Hasanah
      Ummi Hasanah 7 Mei 2020 13:40

      Terima kasih kritik dan sarannya, Kak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *