Doa Sahur Puasa Ramadhan

Marhaban Ya Ramadhan. Hari ini kita sudah memasuki bulan suci Ramadhan yang mana umat Islam mendapatkan kewajiban untuk melaksanakan puasa.

Salah satu tradisi dalam berpuasa adalah makan sahur sebelum waktu Subuh tiba. Dalam konteks ini, sahur merupakan salah satu kesunahan yang Rasulullah ajarkan kepada umatnya sebagaimana hadis Nabi:

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً

“Makanlah sahur kalian, karena sungguh di dalamnya terdapat keberkahan.” (HR Muslim, Shahih Muslim, juz 2, h. 770)

Melalui hadis ini dapat kita ketahui bahwa selain bisa menguatkan tubuh untuk berpuasa, dalam sahur juga terdapat keberkahan.

Pengertian Sahur

Kata sahur dalam kitab Najmul Wahhaj fii Syarhil Minhaj (juz 3, h. 320) memiliki dua bacaan yakni, as-sahuuru dan as-suhuuru.

As-sahuuru memiliki arti sebuah nama bagi sesuatu yang dimakan saat sahur. Sementara as-suhuuru adalah nama bagi aktivitas mengkonsumsi makanan.

Adapun dalam kitab al-Mausuuatul Fiqhiyyah al-Kuwaithiyah (juz 24, h. 269) menerangkan bahwa sahur secara bahasa adalah makanan dan minuman sahur.

Ibnu Atsir menjelaskan lebih spesifik yakni kata as-sahuur merupakan sebuah nama makanan atau minuman yang dikonsumsi saat sahur. Sementara as-suhuur adalah aktivitas mengonsumsi makanan atau minuman saat sahur (Al-Mausuuatul Fiqhiyyah al-Kuwaithiyah, juz 24, h. 269).

Dalil-Dalil tentang Perintah Sahur

Berikut ini dalil-dalil anjuran untuk sahur antara lain:

عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «تَسَحَّرُوا، فَإِنَّ فِي السُّحُورِ بَرَكَةً

Baca juga :  Doa Diberi Keteguhan Iman yang Bersumber dari Al-Qur’an

“Dari Anas Ra. ia berkata bahwa Rasulullah Saw. bersabda: ‘Makanlah sahur kalian, karena sungguh di dalamnya terdapat keberkahan’.” (Muslim bin al-Hajjaj an-Naisaburi, Shahih Muslim, juz 2, h. 770)

وَعَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَال: فَصْل مَا بَيْنَ صِيَامِنَا وَصِيَامِ أَهْل الْكِتَابِ أَكْلَةُ السَّحَرِ

“Dari Amr bin al-‘Ash Ra. dari Nabi Saw. sesunguhnya beliau bersabda ‘Pembeda antara puasa kita (umat muslim) dengan puasa Ahlul kitab (umat Yahudi dan Nasrani) adalah makan sahur’.” (Kitab Al-Mausuuatul Fiqhiyyah al-Kuwaithiyah, juz 24, h. 270)

Keutamaan-Keutamaan Sahur

Berikut ini keutamaan-keutamaan sahur antara lain:

Pertama, di dalam sahur terdapat keberkahan. Hal ini berdasarkan hadis dari riwayat imam Muslim di atas.

Kedua, sahur sebagai pembeda antara puasanya umat muslim dengan ahlul kitab (umat Yahudi dan Nasrani). Hal ini berdasarkan hadis dari sahabat Amr bin ’Ash di atas.

Waktu Sahur

Waktu sahur menurut mayoritas ulama adalah waktu antara separuh akhir malam sampai terbitnya fajar.

Sementara sebagian ulama Hanafiyah dan Syafi’iyah berpendapat bahwa waktu sahur adalah waktu antara seperenam akhir malam sampai terbitnya fajar.

Namun, mayoritas ulama menganjurkan supaya mengakhirkan waktu sahur selamsa tidak khawatir terbitnya fajar kedua (subuh). Hal ini berdasarkan firman Allah:

Baca juga :  Doa Qunut Lengkap Latin dan Artinya

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ

“Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar.” (Q.S. Al-Baqarah: 187)

(Al-Mausuuatul Fiqhiyyah al-Kuwaithiyah, jus 24, h. 270)

Doa Sahur Puasa

Berikut ini doa sahur yang bisa umat Muslim baca untuk puasa Ramadhan sesuai Sunnah Nabi:

يَرْحَمُ اللهُ المُتَسَحِّرِيْنَ

Latin: Yarhamullâhul mutasahhirîn.

Artinya : “Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya bagi mereka yang bersahur.”

Doa sahur Ramadhan 2021

Doa ini Nabi Muhammad Saw. baca saat menyantap hidangan sahur. Hal ini berdasarkan hadis riwayat imam At-Thabrani :

عَنِ السَّائِبِ بْنِ يَزِيدَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: نِعْمَ السُّحُورُ التَّمْرُ وَقَالَ: يَرْحَمُ اللهُ الْمُتَسَحِّرِينَ

“Dari Saib bin Yazid, ia berkata ‘Rasululullah Saw. bersabda ‘paling nikmatnya sahur adalah menggunakan kurma’. Lalu Rasulullah mengucapkan ‘Yarhamullâhul mutasahhirîn’.” (Sulaiman bin Ahmad at-Thabrani, Al-Mu’jamul Kabir, juz 7, h. 159)

Pada umumnya selain membaca doa sahur di atas, masyarakat muslim ada yang terbiasa membarengkan niat puasa saat sahur. Berikut ini niat puasa Ramadhan :

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ الشَّهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

(Nawaitu Shauma ghadin ‘an adāi fardhi syahri ramadhāna hādzihis-sanati lillāhi ta’āla)

Artinya: “Aku niat puasa esok hari untuk menunaikan fardhu puasa Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala.”

Hikmah dan Manfaat Sahur

Dalam kitab Al-Mausuuatul Fiqhiyyah al-Kuwaithiyah (juz 3, h. 159) menerangkan tentang hikmah dan manfaat sahur, antara lain:

Baca juga :  Doa Sebelum Belajar dan Artinya

Pertama, sebagai bentuk ketaatan akan perintah Allah dan Rasulullah Saw.

Kedua, makan sahur sebagai penguat untuk berpuasa dalam rangka beribadah kepada Allah.

Ketiga, makan sahur sebagai pembeda puasanya umat muslim dengan ahlul kitab (umat Yahudi dan Nasrani).

Keempat, sahur sebagai perantara orang untuk bangun tidur di waktu sahur dimana saat itu adalah waktu utama untuk berdoa dan memohon ampun kepada Allah.

Kelima, sahur juga merupakan salah satu yang menjadi sebab seseorang bisa melakukan shalat sunah fajar secara berjamaah di waktu yang utama.

Demikian doa sahur untuk puasa Ramadhan sekaligus penjelasan mengenai dalil, keutamaan, hikmah dan manfaat sahur. Semoga bermanfaat, wallahu a’lam. (Riski Maulana Fadli)

be the first to comment on this article

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *