Doa Setelah Sholat Dhuha Sesuai Sunnah Lengkap Artinya

Doa setelah Sholat Dhuha sesuai Sunnah lengkap latin dan artinya terlampirkan di bawah ini. Waktu pelaksanaan sholat Dhuha dimulai dari ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (sekitar pukul tujuh pagi) hingga datangnya waktu dhuhur. Adapun jumlah rakaat sholat Dhuha maksimal 12 rakaat, dan dikerjakan minimal 2 rakaat.

Berikut ini teks bacaan doa setelah Sholat Dhuha sesuai Sunnah yang shahih lengkap latin dan artinya:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَتُبْ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

(Allahummaghfir li, wa tub ‘alayya, innaka antat tawwabur rahim)

Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (H.R. Bukhari dan Nasa’i)

Doa Setelah Sholat Dhuha Sesuai Sunnah

Keutamaan Sholat Dhuha

Ada banyak hadis Nabi Muhammad yang menyinggung tentang fadhilah atau keutamaan dari sholat sunnah Dhuha. Berikut ini beberapa teks keterangan hadis Rasulullah tentang keutamaan sholat Dhuha.

Pertama, Sholat Dhuha adalah sedekah.

يُصْبِحُ عَلى كُلِّ سُلامَى مِنْ أَحدِكُمْ صَدَقةٌ: فكُلُّ تَسْبِيحةٍ صدقَةٌ، وكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ، وكُلُّ تَكْبِيرةٍ صدقَةٌ، وَأَمْرٌ بِالمعْرُوفِ صَدقَةٌ، وَنَهْيٌ عَنِ المُنكَرِ صدقَةٌ. وَيُجْزِيءُ مِنْ ذلكَ ركْعتَانِ يَرْكَعُهُما منَ الضُّحَى

“Setiap ruas dari anggota tubuh di antara kalian pada pagi hari, harus dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah
sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kebaikan adalah sedekah, dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Dan semua itu dapat disepadankan dengan mengerjakan shalat Dhuha dua rakaat.” (HR. Muslim)

Baca juga :  Doa Buka Puasa Ramadhan yang Benar Sesuai Sunnah
Kedua, Sholat Dhuha sebagai investasi.

إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ فَإِنْ صَلُحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ ، فَإِنْ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ قَالَ الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ : انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ فَيُكَمَّلَ بِهَا مَا انْتَقَصَ مِنْ الْفَرِيضَةِ ؟ ثُمَّ يَكُونُ سَائِرُ عَمَلِهِ عَلَى ذَلِكَ

“Sesungguhnya yang pertama kali dihisab pada diri hamba pada hari kiamat dari amalannya adalah shalatnya. Apabila benar (shalatnya) maka ia telah lulus dan beruntung, dan apabila rusak (shalatnya) maka ia akan kecewa dan rugi. Jika terdapat kekurangan pada shalat wajibnya, maka Allah berfirman, ‘Perhatikanlah, jikalau hamba-Ku mempunyai shalat sunah maka sempurnakanlah dengan shalat sunahnya sekadar apa yang menjadi kekurangan pada shalat wajibnya. Jika selesai urusan shalat, barulah amalan lainnya. ” (HR. Tirmidzi)

Ketiga, setara pahal haji dan umrah.

مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِي جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ , تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ 

“Siapa yang shalat Shubuh berjamaah, kemudian duduk berzikir kepada Allah hingga matahari terbit, kemudian duduk dua rakaat, maka baginya pahala bagaikan pahala haji dan umrah, sempurna, sempurna dan sempurna.” (HR. Tirmizi)

Baca juga :  Doa untuk Pasien Kritis yang Tidak Ada Harapan Sembuh Lagi
Keempat, dicukupkan kebutuhan hidupnya.

ابْنَ آدَمَ ، ارْكَعْ لِي أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ أَكْفِكَ آخِرَهُ

“Wahai anak Adam, nckuklah (shalatlah) karena Aku pada awal siang (shalat Dhuha) empat rakaat, maka Aku akan
mencukupi (kebutuhan)mu sampai sore hari. ” (H. R. Tirmidzi)

Demikian bacaan doa setelah Sholat Dhuha sesuai Sunnah Nabi lengkap latin dan artinya. Semoga bermanfaat. Amin. (MZN)

be the first to comment on this article

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *