Download Kitab Ta’lim Muta’allim Terjemah PDF

Download Kitab Ta'lim Muta'allim Terjemah PDF

Terjemah Kitab Ta’lim Muta’allim PDF Bahasa Indonesia – Pengarang kitab Ta’lim Muta’allim adalah Syekh Burhanuddin al-Islam Al-Zarnuji. Ta’lim Muta’allim merupakan di antara kitab bertopik akhlak yang paling populer di kalangan pondok pesantren. Santri-santri sering mengaji kitab Ta’lim Muta’allim pada tingkatan dasar sebab menjadi bekal penting dalam proses belajar.

Biografi Penulis Kitab Ta’lim Muta’allim

Syekh Burhanuddin al-Islam Al-Zarnuji merupakan ulama hidup sekitar abad ke-13. Nama Al-Zarnuji merupakan nisbat untuk merujuk  daerah yang disebut Zarnuj. Ada yang berpendapat, daerah ini kini masuk wilayah Afganistan, dan pendapat lainnya menyebut wilayah Turki.

Begitu pula mengenai tanggal wafatnya, terdapat ada dua pendapat banyak dirujuk. Pertama, pendapat yang mengatakan Syekh al-Zarnuji wafat pada tahun 591 H/1195 M, sedangkan pendapat yang kedua menerangkan ia wafat pada tahun 840 H/1243 M.

Berikut link untuk download kitab Ta’lim Muta’allim Terjemah PDF:

Ta’lim Muta’allim – Terjemah bahasa Indonesia PDF

Baca juga :  Download Kitab Qurrotul Uyun PDF
Baca juga :  Download Kitab Fathul Izar PDF Lengkap
Baca juga :  Download Kitab Fathul Qorib dan Terjemahan PDF
Baca juga :  Download Kitab Fathul Qorib Makna Pesantren PDF
Isi Kitab Ta’lim Muta’allim

Ta’lim Muta’allim merupakan kitab yang membahas tentang akhlak murid/pelajar dalam proses mencari ilmu. Kitab ini juga memuat metode pembelajaran yang disesuaikan dengan tradisi ajaran Islam.

Berikut ini 13 pasal atau bab yang terkandung dalam  kitab Ta’lim Muta’allim:

Pertama, menerangkan hakikat ilmu, hukum mencari ilmu, dan keutamaannya.

Kedua, niat dalam mencari ilmu.

Ketiga, cara memilih ilmu, guru, teman, dan ketekunan.

Keempat, cara menghormati ilmu dan guru.

Kelima, kesungguhan dalam mencari ilmu, beristiqamah dan cita-cita yang luhur.

Keenam, ukuran dan urutannya.

Ketujuh, tawakal.

Kedelapan, waktu belajar ilmu.

Kesembilan, saling mengasihi dan saling menasehati.

Kesepuluh, mencari tambahan ilmu pengetahuan.

Kesebelas, bersikap wara’ ketika menuntut ilmu.

Keduabelas, hal-hal yang dapat menguatkan hafalan dan yang  melemahkannya.

Ketigabelas, hal-hal yang mempermudah datangnya rezeki, hal-hal yang menghambat datangnya rezeki, Hal-hal yang dapat memperpanjang dan mengurangi umur.

be the first to comment on this article

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *