Gus Baha Jelaskan Hukum Mengapa Memegang Istri Dapat Batalkan Wudhu

Ulama ahli Qur’an dan Tafsir KH Ahmad Bahauddin Nursalim dalam suatu Halaqah dalam rangka Harlah ke-52 Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, pernah menjelaskan tentang alasan mengapa laki-laki yang memegang istrinya dapat membatalkan wudhu.

Berikut penjelasan Gus Baha:

Saya pernah didebat oleh orang dari salah satu ormas tertentu.

“Pak Baha, apa alasan orang NU kok kalau memegang istrinya menjadikan wudhu batal? Wong istrinya digauli saja boleh, masak memegang batal (wudhu).

Terus saya jawab, “Kamu tahu definisi mahram?”

“Tidak tahu,” katanya.

Mahram itu orang yang haram dinikah. Yang haram dinikah yaitu ibu, anak, keponakan, bibi. Justru istri itu disebut ajnabiyah (الأجنبية) yang berarti ‘orang lain’, makanya boleh dinikah.”

Mereka akhirnya sadar bahwa selama ini keliru membahasakan istri sebagai “mahram”. Akhirnya dia menjadi (pengikut) Imam Syafi’i dadakan. (Zidni)

Link ngaji versi video:

Gus Baha – Memegang Istri Dapat Batalkan Wudhu

Baca juga :  50 Kata Kata Bijak Gus Baha
Baca juga :  5 Quotes Gus Baha tentang Jodoh
Baca juga :  10 Quotes Gus Baha tentang Istri
Baca juga :  8 Quotes Gus Baha tentang Cinta
Baca juga :  10 Quotes Gus Baha tentang Hidup Bahagia
Baca juga :  Istri Gus Baha, Putri Kiai Pesantren Sidogiri
Baca juga :  Gus Baha: Punya Istri Galak Itu Berkah, Banyak Kebaikan
Baca juga :  Gus Baha: Ilmu Saya Manfaat Karena Bikin Kopi Sendiri daripada Dibikinkan Istri
be the first to comment on this article

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *