6 Kata Mutiara Ulama yang Diabadikan Umat di Bak Truk

Gus Baha di di bak truk

Ulama merupakan pewaris risalah para Nabi. Tidak heran apabila petuah-petuahnya dalam setiap ceramah atau pun tausiahnya memunculkan beragam “kata mutiara” (quotes) yang dipegang teguh oleh para umat.

Ada banyak cara untuk mengingat dan menyebarluaskan quotes dari ulama. Di zaman modern ini, kata mutiara itu kemudian banyak dituangkan dalam bentuk poster yang diunggah ke media sosial. Bahkan, ternyata ada juga pengikut ulama yang mengabadikan kata mutiara di bak truk, yang kadang bisa kita temui di jalan raya.

Tentu saja tidak ada maksud apa-apa. Beberapa umat yang menggambar wajah seorang ulama beserta petuahnya di bak truk juga dalam rangka memuliakannya. Apalagi kata mutiara itu lantas bisa dibaca oleh banyak orang di jalanan. Hal itu membuktikkan bahwa tutur ucapan ulama itu mengena dan diterima sampai ke berbagai lapisan masyarakat.

Berikut ini sederet kata mutiara dari beberapa ulama Indonesia yang diabadikan oleh umat di bak truk.

1. KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur): “Gitu aja kok repot..!”

Gus Dur di bak truk

Baca juga :  Humor Gus Dur: Presiden Indonesia Harus Baca Buku
Baca juga :  Gus Dur dan Humor-Humor yang Menyegarkan

2. Emha Ainun Nadjib (Cak Nun): “Gaoleh putus asa rek, ancene ngono urep iku. Masio lunyu kudu tetep menek.” (Tidak boleh putus asa, memang begitulah hidup. Meskipun licin harus tetap naik, red)

Cak NUn di bak truk

Baca juga :  Emha Ainun Nadjib, Kiai Bergelimang Buku

3. KH Maimoen Zubair (Mbah Moen): “Jangan mudah berburuk sangka agar hatimu tak gelap dan tak sengsara.”

Baca juga :  Mbah Maimoen: Jangan Sampai Ada yang Tahu Kalau Saya Sakit!
Baca juga :  Pesan Cinta Mbah Moen untuk Bangsa Indonesia

4. KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus): “Juara sejati itu orang yang mampu mengalahkan diri sendiri.”

Gus Mus di bak truk

Baca juga :  Pesan Gus Mus kepada Warga NU Tentang Bahaya Corona
Baca juga :  Cerita KH Husein Muhammad Saat ‘Audisi Nyanyi’ Bersama Gus Mus

5. Gus Miftah: “Cukup malaikat Rokib dan Atid yang menilai amal kebaikanmu. Cangkemu ora usah melu-melu (Mulutmu tidak usah ikut-ikutan, red).”

Baca juga :  Agama Jadi Omongan Netizen, Gus Miftah: Didi Kempot Muslim!

6. KH Bahauddin Nursalim (Gus Baha): “Jika kamu kehilangan sesuatu dalam hidupmu, sebenarnya kamu hanya lupa, lupa kalau semua itu hanya titipane Gusti .”

Gus Baha di di bak truk

Baca juga :  Istri Gus Baha, Putri Kiai Pesantren Sidogiri
Baca juga :  Gus Baha Pertama Kali Kalah Debat dengan Santri
Baca juga :  Cita-Cita Gus Baha: Setiap Masjid Ada Warung Kopi

Demikian beberapa kata mutiara dari ulama Indonesia yang diabadikan oleh umat di bak truk. Meski hanya quotes pendek, namun semoga hal itu memberi dampak kebaikan pada diri kita. Amin. (MZN)

be the first to comment on this article

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *