Media Resmi NU dan Tugas Ideologis Nahdliyin

Geliat era digital media semakin ke sini semakin hingar bingar dan masif. Salah satu ‘PR’ sekaligus hajat besar Nahdliyin (warga NU) seantero Indonesia adalah menjadikan kanal media resmi Nahdlatul Ulama (NU), yakni NU Online dan TVNU sebagai pilihan media utama bagi kita semua Nahdliyin.

Selain perlu untuk ikut membaca dan menyimak bacaan dan sajian di situs NU Online, menjadi subscriber TVNU juga tidak kalah penting. Hal ini mengingat jumlah channel Youtube ini baru mencapai 246 ribu. Angka tersebut masih jauh dari total populasi Nahdliyin yang menyentuh lima puluh persen penduduk muslim di Indonesia.

Selain konten berbasis audio-visual di Youtube, tentu saja menjadi pembaca rutin di NU Online sekaligus menyebarkan tautan (link) dan konten-kontennya adalah sama pentingnya agar situs yang sudah berdiri sejak tahun 2003 itu nyaris sejajar dengan media-media mainstream di Indonesia.

Saat ulasan ini ditulis, peringkat NU Online berdasarkan analisis rangking situs Alexa.com berada di posisi 148 di antara seluruh media dan website di seluruh Indonesia. Kendati sudah ‘merajai’ situs berbasis keislaman, namun posisi tersebut masih relatif jauh di bawah media-media nasional berbasis portal berita.

Baca juga :  K.H. Raden Asnawi, Komite Hijaz, Majlis Khamis, dan Propagandis NU

Soal peringkat, mungkin memang tidak penting bagi segelintir orang, tapi dalam metode gerakan, ia sejatinya adalah menyangkut positioning dan sikap gerakan yang perlu bersambut dan disambut sukacita oleh segenap anggota NU di mana pun berada.

Semoga ini menjadi PR sekaligus ‘tugas ideologis’ kita bersama seluruh Nahdliyin, dan termasuk kita para pegiat media keislaman berbasis pesantren dan berlatar ke-NU-an di seluruh Indonesia.

Jayalah NU Online dan TVNU..!!

be the first to comment on this article

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.