Mudik Virtual Artinya Apa? Ini Menurut Jokowi dan Anis Baswedan

IQRA.ID – Mudik virtual adalah bersilaturahmi dengan keluarga dalam suasana Lebaran dan Idul Fitri dengan menggunakan aplikasi video call. Melakukan mudik virtual sangatlah mudah. Banyak aplikasi yang menyediakan video call gratis. Misalnya, Zoom, WhatsApp, Google Duo dan lain sebagainya.

Tatkala mudik ke kampung halaman dilarang oleh pemerintah, mudik virtual lebaran Idul Fitri 2020 disarankan oleh Anies Baswedan kepada warga Jakarta dan Presiden Joko Widodo mengimbau warga kepada seluruh warga Indonesia.

“Jangan ada mudik lokal, yang boleh adalah mudik virtual,” ujar Anies dalam keterangan pers seperti dikutip Jumat (22/5/2020), sebagaimana dilansir oleh situs CNBC Indonesia.

Alasan dari perubahan ini adalah mencegah penyebaran virus corona Covid-19. Mudik ke kampung halaman demi berlebaran bisa berefek meningkatkan pasien positif corona di Indonesia. Pasiennya adalah sanak saudara di kampung halaman. Bisa saja virus ini terbawa oleh mereka yang mudik.

Dalam video yang diunggahkan di media sosialnya, Jokowi mengungkapkan mudik digital sebagai bentuk silaturahmi bersama keluarga melalui panggilan video bersama (video call) keluarga.

“Seluruh dunia saat ini tengah menghadapi pandemi Covid-19. Maka dari itu, cara paling bijaksana adalah tidak melakukan perjalanan mudik untuk melindungi keluarga di kampung halaman. Dengan bersabar dan menahan rindu di perantauan, kita telah mengambil peran dalam memutus rantai penyebaran virus Covid-19 ini,” ujarnya. (mzn)

Baca juga :  Problematika Mudik Kaum Urban di Tahun 1998
be the first to comment on this article

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *