Niat Sholat Idul Adha Arab Latin Beserta Artinya

Berikut ini bacaan niat Sholat Idul Adha lengkap Arab Latin beserta artinya sebagai makmum. Saat ini umat Islam di seluruh dunia sedang bersuka cita sebab hari raya qurban telah tiba. Hari besar bagi Muslim ini dilaksanakan setiap tahun pada tanggal 10 Dzulhijjah dalam kalender Hijriyah.

Pada bulan inilah, Allah menetapkan syariat kepada hamba-Nya untuk menunaikan rukun Islam yang kelima, yakni haji. Selain itu, Muslim juga diperintahkan untuk menyembelih hewan kurban; unta, sapi, kerbau, domba/kambing, mulai dari tanggal 10 hingga 13 Dzulhijjah.

Di samping itu, yang sering dirindukan oleh banyak orang, yakni Sholat ‘Id secara berjamaah yang disertai dengan khutbah. Sholat ini lebih berkesan sebab sesuai sholat dan khutbah, seringkali ditutup dengan salam-salaman dalam rangka saling memaafkan atas segala kesalahan.

Baca juga :  Niat Puasa Qadha Ramadhan di Bulan Haji
Niat Sholat ‘Id

Sholat Idul Idul Adha adalah sholat sunnah 2 rakaat yang dikerjakan pada tanggal 10 Dzulhijjah. Pada rakaat pertama, terdapat 7 kali takbir, sedangkan pada rakaat dilakukan 5 kali takbir. Setelah sholat, lalu dilaksanakan khutbah.

Berikut ini bacaan niat Sholat Idul Adha lengkap Arab Latin beserta artinya sebagai makmum:

اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatan li‘idil adha rak’ataini ma’muman lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Niat Sholat Idul Adha

Sedangkan apabila menjadi imam, maka melafalkan niat berikut ini:

اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضَحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا للهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatan li‘idil adha rak’ataini imaman lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

Baca juga :  Idul Adha, Momentum Menyembelih Sifat Kebinatangan Manusia
Hadits tentang Sholat ‘Id

Terdapat beberapa hadits yang menerangkan tentang sholat hari raya, di antaranya sebagai berikut:

Hadits dari Atha’, bahwa Ibnu Abbas Ra mengirimkan surat kepada Ibnu Az-Zubair di awal pembai’atannya, bahwasanya shalat Idul Fitri tidak dimulai dengan adzan dan sesungguhnya khutbah itu dilakukan setelah shalat. (HR Al Bukhari, Muslim). 

Hadits dari Ibnu Abbas Ra bahwa Nabi SAW keluar pada hari raya Idul Fitri, lalu beliau mengerjakan shalat dua rakaat dan beliau tidak melakukan shalat sebelum dan sesudahnya, sementara Bilal ada beersama beliau. (HR Al Bukhari, Abu Dawud, An-Nasa’i, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad). 

Hadits dari Aisyah Ra, Rasulullah SAW dalam Shalat Idul Fitri dan Idul Adha, biasa bertakbir tujuh kali pada raka’at pertama, dan lima kali pada raka’at kedua. (HR Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad). 

Demikian niat sholat Hari Raya Qurban lengkap dengan teks latin dan artinya. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam. (M. Zidni Nafi’)

be the first to comment on this article

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *