Niat Sholat Idul Fitri sebagai Makmum

Berikut ini bacaan niat Sholat Idul Fitri lengkap Arab Latin beserta artinya sebagai makmum. Saat ini umat Islam di seluruh dunia sedang bersuka cita sebab  Hari Raya setelah menunaikan ibadah Ramadhan telah tiba. Hari besar bagi Muslim ini dilaksanakan setiap tahun pada tanggal 1 Syawal dalam kalender Hijriyah.

Pada bulan inilah, umat Islam menyebut sebagai Hari Kemenangan setelah selama bulan suci Ramadhan menahan haus, lapar, dan nafsu setan khususnya yang dapat membatalkan puasa wajib.

Di samping itu, yang sering dirindukan oleh banyak orang, yakni Sholat ‘Id secara berjamaah yang disertai dengan khutbah. Sholat ini lebih berkesan sebab sesuai sholat dan khutbah, seringkali ditutup dengan salam-salaman dalam rangka saling memaafkan atas segala kesalahan.

Niat Sholat ‘Id

Sholat Idul Fitri adalah sholat sunnah 2 rakaat yang dikerjakan pada tanggal 1 Syawal. Pada rakaat pertama, terdapat 7 kali takbir, sedangkan pada rakaat dilakukan 5 kali takbir. Setelah sholat, lalu dilaksanakan khutbah.

Berikut ini bacaan niat Sholat Idul Fitri lengkap Arab Latin beserta artinya sebagai makmum:

اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatan li‘idil fitri rak’ataini ma’muman lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku berniat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Niat Sholat Idul Fitri sebagai Makmum

Sedangkan apabila menjadi imam, maka melafalkan niat berikut ini:

اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا للهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatan li‘idil fitri rak’ataini imaman lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku berniat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

Baca juga :  Idul Adha, Momentum Menyembelih Sifat Kebinatangan Manusia
Hadits tentang Sholat ‘Id

Terdapat beberapa hadits yang menerangkan tentang sholat hari raya, di antaranya sebagai berikut:

Hadits dari Atha’, bahwa Ibnu Abbas Ra mengirimkan surat kepada Ibnu Az-Zubair di awal pembai’atannya, bahwasanya shalat Idul Fitri tidak dimulai dengan adzan dan sesungguhnya khutbah itu dilakukan setelah shalat. (HR Al Bukhari, Muslim).

Hadits dari Ibnu Abbas Ra bahwa Nabi SAW keluar pada hari raya Idul Fitri, lalu beliau mengerjakan shalat dua rakaat dan beliau tidak melakukan shalat sebelum dan sesudahnya, sementara Bilal ada beersama beliau. (HR Al Bukhari, Abu Dawud, An-Nasa’i, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad).

Hadits dari Aisyah Ra, Rasulullah SAW dalam Shalat Idul Fitri dan Idul Adha, biasa bertakbir tujuh kali pada raka’at pertama, dan lima kali pada raka’at kedua. (HR Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad).

Demikian niat sholat Hari Raya Idul Fitri sebagai makmum dan imam lengkap dengan teks latin dan artinya. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam. (MZN)

be the first to comment on this article

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *