Apik dan Mendidik

PC GP ANSOR Malaysia Sukses Menggelar Diklat Terpadu Dasar (DTD) Banser dan Denwatser Angkatan Pertama

Kuala Lumpur, PC GP Ansor Malaysia sukses menggelar DTD yang pertama di Malaysia. Sejumlah 150 peserta terlibat aktif dalam kegiatan ini. Antusias para peserta dan panitia terlihat jelas mulai dari pembukaan sampai acara selesai.

Kegiatan yang dilakukan sehari semalam ini didukung penuh oleh pihak KBRI Kuala Lumpur, salah satunya dengan mengizinkan kegiatan dilakukan di Aula Sekolah Indonesia Kuala Lumpur.

Kegiatan diawali dengan serangkaian acara pembukaan yang dihadiri oleh Ketua PCI NU Malaysia, Abd. Rois, Mustasyar PCI NU Malaysia, Ust. Liling Sibromilisih, , Ketua PCI Muslimat NU Malaysia Dra Mimin Mintarsih Ketua NAAM, Ust. Faiz Hafizuddin, ketua PCI Fatayat NU Malaysia dan sahabat – sahabat Muslimat & Fatayat yang turut memeriahkan acara dengan paduan suaranya serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, ketua PCI NU Malaysia Abd. Rois menyatakan sangat mendukung penuh kegiatan DTD ini dan bangga kepada pengurus PC GP Ansor Malaysia atas capaiannya melaksanakan DTD yang pertama.

Nur Alamin ketua PC GP Ansor Malaysia mengatakan bahawa DTD ini dilaksanakan supaya para pengurus Ansor dan Banser di Malaysia lebih faham tentang NU dan Ke-Aswaja-an, sehingga dalam melaksanakan tugas sebagai pengurus Ansor dan Banser berpandu pada kefahaman itu.

“Kami berharap DTD yang pertama ini menjadi awal mencetak kader-kader Ansor dan Banser untuk menegakkan aqidah Alusunnah Wal Jamaah An-Nahdiyah, sesuai tema DTD kali ini,” tambah Ahmad Rifa’I selaku sekjen Ansor Malaysia.

Di antara materi yang disampaikan adalah pemahaman tentang ke-Indonesiaan yang disampaikan langsung oleh Gus Mubin dan ke-Malaysia-an oleh Ustadz Faiz.

Materi tentang ke-NUan dan ke-Aswaja-an disampaikan langsung oleh instruktur dari pengurus Ansor Pusat Bapak Moesafa Mahmudi. Tidak kalah pentingnya, Bapak Herry Budhie Hartono selaku KA Asrendiklat Satkornas Banser menyampaikan langsung kepada para peserta materis ke-Ansor-an dan materi tentang ke-Banser-an.

Tepat pada pukul 00.00, acara dilanjutkan dengan renungan malam yang seterusnya dilanjutkan dengan pematangan materi yang telah disampaikan. Tepat pada pukul 4 Dini Hari tanggal 29 Desember Acara ditutup dengan pembaiatan para pengurus Ansor dan Banser.

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *