Perempuan Ulama; Rabiah Al-Adawiyah (5)

Perempuan Ulama; Rabiah Al-Adawiyah (5)

Perempuan Ulama; Rabiah Al-Adawiyah

Puisinya yang paling terkenal dan disenandungkan Ummi Kultsum dengan nada-nada dan suaranya yang begitu  indah, memilukan dan merengkuh jiwa pendengarnya adalah ini :

أحِبُكَ حُبَيْنِ حُبَ الهَـوىٰ

وحُبْــاً لأنَكَ أهْـلٌ  لـِذَاك

فأما الذي هُوَ حُبُ الهَوىٰ

فَشُغْلِي بذِكْرِكَ عَمَنْ سـِواكْ

وامّـا الذي أنْتَ أهلٌ لَهُ

فَكَشْفُكَ لِى الحُجْبَ حَتىٰ أراكْ

فلا الحَمْدُ في ذا ولا ذاكَ لي

ولكنْ لكَ الحَمْدُ فِي ذا وذاك

Aku mencintai Mu dengan dua cinta

Cinta karena hasrat diriku kepada-Mu

 

Dan cinta karena hanya Engkau yang patut dicinta

 

Dengan Cinta hasrat, aku selalu sibuk menyebut nama-Mu

 

Dengan Cinta karena Diri-Mu saja,

Dan tidak yang lain

Itu karena aku berharap Engkau singkapkan Tirai Wajah-Mu

Biar aku bisa menatap-Mu seluruh

 

Tak ada puja-puji bagi yang ini

atau yang itu

Seluruh puja-puji untuk-Mu saja

 

Cinta kepada Tuhan adalah puncak dari seluruh perjalanan hidup para pencari Tuhan. Ia bukan hanya milik Rabi’ah, melainkan juga milik para sufi besar lain, seperti Husein Manshur al-Hallaj, Ibnu Arabi, Maulana Jalal al-Din Rumi dan lain-lain.

Lalu apakah cinta itu? Mahmud Ghurab menulis puisi :

Baca juga :  Kisah Rabiah Al-Adawiyah Menolak Lamaran Tiga Ulama

الْحُبُّ ذَوْقٌ لَا تُدْرَى حَقِيقَتُهُ

الَيْسَ هَذَا عَجَبٌ وَاللهِ واللهِ

 

Cinta adalah rasa

Kau tak paham hakikatnya

Ini sungguh menakjubkan

Sungguh menakjubkan

be the first to comment on this article

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.