Profil Pesantren Modern Al-Kautsar Al-Akbar Medan

Pesantren Modern Al-Kautsar Al-Akbar

Pondok Pesantren Modern Al-Kautsar Al-Akbar berlokasi di Jl. Pelajar No.264, Binjai, Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara 20226. Berikut profil lengkapnya.

Pendiri

Pendiri dari Pesantren Al Akbar ini adalah Syech Ali Akbar Marbun. Syech Ali Akbar Marbun lahir di desa Siniang Kecamatan Pakkat Kabupaten Humbang Hasundutan, letaknya + 28 KM dari kota Barus Kabupaten Tapanuli Tengah, atau + 280 KM dari kota Medan.

Beliau adalah anak ke 7 dari 8 bersaudara, ayahnya Buyung Marbun (Alm) dengan ibunya Hj. Chadijah br. Nainggolan (meninggal pada usia + 105 tahun) adalah petani dan orang yang taat beragama Islam.

Pendidikannya dimulai dari Sekolah Dasar, setelah tamat, melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP). Karena sewaktu belajar di sekolah umum tidak mempelajari ilmu agama, maka setelah tamat dari SMP beliau pergi ke Bedagai Sei Rampah untuk belajar Al-Qur’an dan Ilmu Fiqh kepada Khalifah Umar yang terkenal dengan kalimatnya di daerah Tanjung Beringin Serdang Badagai.

Setelah belajar + 1 tahun kepada Khalifah Umar, beliau melanjutkan belajarnya kepada Syech Baringin Zainal Abidin seorang Alim dan Keramat dari Sei Senggiling Tebing Tinggi dan Syech Faqih Kayo dibidang Tauhid dan Taswwuf serta mengambil Tarikat Samaniyah selama + 1 tahun.

Selanjutnya beliau belajar ke Pesantren Musthafawiyah Purba Baru Tapanuli Selatan, salah satu pesantren tertua dan terbesar di Sumatera Utara yang didirikan oleh Syech Musthafa Husain Nasution yang pada waktu itu dipimpin oleh H. Abdullah Musthafa Nasution dan guru besarnya Syech Abdul Halim Lubis yang terkenal dengan sebutan Tuan Naposo.

Baca juga :  Profil Pondok Pesantren Askhabul Kahfi Semarang

Sambil belajar di Pesantren Musthafawiyah beliau juga belajar kepada seorang Alim dan Kramat Syech Abdul Wahab di Muara Mais dan Syech Abdul Majid Tambangan Tonga seorang ulama yang terkenal dalam bidang Fiqh, beliau-beliau ini semua belajar di tanah suci Mekkah dan tinggal di Tapanuli Selatan.

Selama belajar di Pesantren Musthafawiyah sewaktu libur Pesantren, beliau pergi ke Propinsi Sumatera Barat tepatnya di kota Bonjol kepada Tuan Syech Muhammad Said seorang Alim dan Keramat dan pengikut Tarikat Naqsyabandiyah.

Setelah belajar di Pesantren Musthafiyah selama 4 tahun, pada tahun 1969 Syech Ali Akbar Marbun menunaikan ibadah Haji ke Mekkah dengan menumpang kapal laut Ambolombo selama 2 minggu.

Setelah menunaikan ibadah haji, beliau tinggal bermukim di Mekkah untuk belajar. Mula – mula belajar di Masjidil Haram, karena pada masa itu Para Ulama terkemuka ramai mengajar di Masjidil Haram.

Di sanalah beliau belajar kepada Al-Fadhil Al-Alim Sayyid Alawi bin Abbas Al-Maliki Al-Hasani, seorang alim dan terpandang di tanah suci Mekkah dan termasyhur dalam bidang Hadits. Dan juga belajar kepada Sayyid Amin Al Kutbi, Sayyid Al-Arabi, Syech Thaha Yamani, Syech Muhammad Hindi.

Beliau juga belajar kepada Sayyid Hasan Fad’aq, Syech Muhammad Nur Saif, Syech Thaha As Syaibi, Sayyid Hamid Al-Kaff belajar di rumahnya selama di Mekkah.

Baca juga :  Profil Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang

Beliau juga belajar pada Madrasah As Saulatiyah, salah satu Madrasah pertama yang didirikan di kota suci Makkah oleh Siti Saulatiyah seorang perempuan kaya dari India.

Setelah belajar + 4 tahun di Saulatiyah, beliau melanjutkan belajar ke Perguruan Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki Al-Hasani sampai pulang ke tanah air. Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki Al Hasani adalah seorang ulama terkenal di mancanegara ini, anak dari Sayyid Alawi Abbas Al-Maliki guru pertama Syech Ali Akbar Marbun.

Maka pada tahun 1978 Syech Ali Akbar Marbun pulang ke Medan dan mendirikan Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar.

Visi dan Misi Pesantren Modern Al-Kautsar Al-Akbar

Visi

“Menjadi Pesantren yang mampu melahirkan insan mandiri, Cerdas dan Unggul secara Intelektual dan Generasi yang Berakhlak Mulia”

Misi

  • Menyelenggarakan pendidikan yang efektif dengan kurikulum kepesantrenan dan kurikulum Kemenang dan Kemendikbud sehingga santri dapat berkembang secara maksimal
  • Menyelenggarakan pembelajaran dan pengembangan diri untuk menumbuhkembangkan kemampuan berpikir aktif, kreatif dan aktif dalam memecahkan masalah dan bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat
  • Menumbuhkembangkan perilaku terpuji dan religius serta praktik nyata sehingga santri dapat mengamalkan dan menghayati agamanya secara nyata dan menjadi teladan bagi teman dan masyarakatnya
Baca juga :  Profil Pondok Pesantren Ar-Risalah Cijantung IV Ciamis
Kurikulum Pendidikan

Kurikulum yang digunakan di Pesantren Modern Al-Kautsar Al-Akbar adalah sebagai berikut:
Kurikulum Pesantren yang menjadi ciri khas Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar yaitu pendalaman ilmu-ilmu keislaman (seperti : Tafsir, Hadits, Fiqh, Akhlak, Tauhid, Bahasa Arab, dan lain-lain)
Kurikulum Kementerian Agama yang dipadukan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional

Jenjang Pendidikan

Madrasah Tsanawiyah

Madrasah Aliyah

Ekstrakurikuler
  1. Seni baca Al-Qur’an
  2. Marawis
  3. Baca kitab kuning
  4. Pidato
  5. Pramuka
  6. Komputer
  7. Bahasa asing
  8. Kaligrafi
  9. Karate
  10. Basket
  11. Voli
  12. Sepakbola
  13. Marchingband
Sarana dan Prasarana
  1. Masjid
  2. Asrama
  3. Gedung Sekolah
  4. Perpustakaan
  5. MCK/WC
  6. Gudang
  7. Laboratorium Bahasa
  8. Ruang tamu
  9. Kopontren
  10. Klinik Kesehatan
  11. Aula
  12. Lapangan

Demikian profil Pesantren Modern Al-Kautsar Al-Akbar Medan. Semoga bermanfaat. (AL)

 

Sumber: https://pesantrenalkautsarmedan.org/

be the first to comment on this article

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *