Profil Pondok Pesantren Al-Hikmah Bandar Lampung

Pondok Pesantren Al-Hikmah Bandar Lampung

Pondok Pesantren Al-Hikmah Bandar Lampung berlokasi di Jalan Sultan Agung, Gang Raden Saleh Raya No. 23, Kedaton, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung. Berikut profil lengkapnya.

Sejarah

Cikal Bakal Pesantren Al-Hikmah Bandar Lampung berdiri pada 1989. Pendirinya adalah K.H. Muhammad Sobari ( 1942-2018). Awal mulanya didirikan dalam bentuk madrasah. Pada saat itu siswa-siswi yang mengikuti belajar di Madrasah Al-Hikmah mulai berdatangan baik dari lingkungan sekitar bahkan luar Kota Bandar Lampung.

Siswa yang menimba ilmu di Madrasah Al Hikmah tinggal di kost-kost di rumah penduduk sekitar dan ada juga yang dititipkan untuk tinggal bersama-sama keluarga Bapak K.H. Muhammad Sobari agar dididik langsung pembelajaran agamanya.

Melihat hal itu maka K.H. Muhammad Sobari berniat untuk mendirikan Pondok Pesantren agar nantinya dapat menampung siswa siswi dari luar daerah yang akan belajar ilmu agama dan sekolah formal bagi kalangan yang tidak mampu.

Pengesahan Pendirian Pondok Pesantren Al-Hikmah

Niat baik K.H. Muhammad Sobari disambut positif oleh pengurus Yayasan lainnya, sehingga dalam perencanaannya tidak mengalami hambatan. Pada tanggal 1 November 1989 keluarlah Piagam Pon-Pes dari Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Lampung nomor : 04/PP/KD/1989.

Pada tahun 1990 pengurus yayasan mengajukan permohonan gedung asrama santri dan Panti Asuhan kepada Bapak Presiden RI (H.M. Soeharto) dan pada tahun 1991 permohonan tersebut dikabulkan dengan nilai Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) uang tersebut digunakan untuk pembuatan gedung asrama santri yang sekaligus berfungsi sebagai panti asuhan sebanyak 2 (dua) unit / 8 kamar.

Baca juga :  7 Tips Agar Betah di Pondok Pesantren

Sedangkan tanahnya beli dari Bapak Achmad seluas 800 m2 dengan cara cicilan dan dapat dilunasi pada tahun 1997. Tahun 1991 s/d 1996 kegiatan Pesantren belum maksimal. Hal ini dikarenakan berbagai faktor dan kendala yang belum teratasi yang paling utama adalah status kepemilikan tanah Pondok.

Namun berkat rida Allah SWT tahun 1997 Pon-Pes Al-Hikmah berdiri kokoh dan sejak saat itulah Pondok Pesantren bangkit dan terus berkembang hingga saat ini. Maka tanggal 1 Muharram 1418 H bertepatan 8 Mei 1997 M dideklarasikan sebagai hari lahir Pondok Pesantren Al-Hikmah.

Lokasi tempat berdirinya Pondok Pesantren Al-Hikmah merupakan tempat yang sangat strategis. Karena selain berada di dalam kota, juga tidak jauh dari jalan protokol, yaitu Jalan Sultan Agung dan juga berdekatan dengan pusat kegiatan ekonomi masyarakat yaitu Pasar Pagi Way Halim serta Perumahan Toko (Ruko) Way Halim.

Kehadiran Pondok Pesantren di wilayah ini telah banyak memberikan pengaruh yang positif bagi masyarakat sekitarnya. Karena mereka yang pengetahuan agamanya masih kurang dapat menggali pengetahuan agamanya dengan mengikuti pengajianpengajian yang diadakan untuk masyarakat sekitar.

Visi, Misi dan Tujuan Pondok Pesantren Al-Hikmah Bandar Lampung

VISI: Terwujudnya Lembaga Pendidikan Berbasis Pondok Pesantren Yang Unggul Dan Berprestasi Di Tingkat Nasional Tahun 2021

MISI:

1) Menyelenggarakan pendidikan pondok pesantren yang berkarakter dan berkualitas

2) Menyelenggarakan pendidikan madrasah yang baik, bermutu dan berbasis pondok pesantren

3) Mengembangkan kebudayaan nusantara yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam

Baca juga :  Membumikan Karakter Santri Sebagai Figur Muslim Ideal Indonesia

4) Membangun hubungan kerjasama yang baik dengan masyarakat dan pemerintah

5) Membangun kesadaran hidup sehat dan bersih di lingkungan yayasan

6) Menyelenggarakan sistem keorganisasian yang tertib, baik dan professional

7) Menyediakan sarana dan prasarana yang memadai dan berkualitas

Tujuan:

1) Turut serta mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara

2) Turut serta membina manusia yang berkepribadian muslim yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.

3) Membina mental generasi muda yang berbudi luhur, cerdas,trampil, dan bertanggung jawab

4) Memajukan dan mengembangkan kebudayaan yang baik, khususnya kebudayaan Indonesia yang tidak bertentangan dengan Agama Islam.

5) Membendung serta menolak kebudayaan yang merendahkan citra dan martabat bangsa, terutama yang dapat merusak Aqidah, Akhlaq atau nilai-nilai budaya bangsa

Jenjang Pendidikan

Pondok Pesantren Al-Hikmah menyelenggarakan pendidikan non formal seperti pondok pesantren, atau aktivitas keagamaan dan sosial lainnya.

Selain itu juga mendirikan, mengelola dan menyelenggarakan pendidikan formal seperti sekolah atau madrasah dari tingkat RA/TK sampai perguruan tinggi dengan berbasis pendidikan pondok pesantren.

Pendidikan Madrasah / Formal Yayasan Al-Hikmah Bandar Lampung

  1. Raudhatul Atfhal (RA) Al-Hikmah yang berdiri pada tanggal 17 Februari 1980
  2. Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Hikmah 17 Februari 1980
  3. Madrasah Tsanawiyah (MTS) Al-Hikmah
  4. Madrasah Aliyah (MA) Al-Hikmah

Yayasan pesantren Al-Hikmah memiliki pendidikan non formal, yaitu Madrasah Diniyah (MADIN) Mambaul Hikmah yang berdiri pada tahun 1999 tingkat awaliyah wustho , tahfiz alqur’an, pendidikan pesantren dan memiliki taman pendidikan Alqur’an (TPA).

Sistem Pendidikan 

Sistem pendidikan yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Hikmah senantiasa berkembang sesuai dengan perkembangan dunia pesantren. Pertama kali sistem yang dipakai adalah sistem salaf, yaitu sistem sorogan dan sistem bandongan.

Baca juga :  Profil Pesantren Qudsiyyah Kudus

Pengajian kitab kuning dilaksanakan dengan sistem klasikal (madrasah diniyah), sorogan dan bandongan.

Kitab-Kitab yang Dipelajari

Kitab-kitab yang dikaji meliputi Tauhid, menggunakan kitab Aqidah 50, Tijan Durori, Khoridlatul Bahiyah, Kifayatul Awam.

Fiqih, menggunakan kitab Mabadi Al-Fiqhiyah, Safinatun Najah, Sulam Taufik, Fathul Qarib, Fathul Mu‟in, dll. Ilmu alat menggunakan kitab Shorof Amtsilati Tasrifiah, Kaylani Maqsud, Syi’ir Nahwu Jurumiyah, Imriti, I’rab I’lal.

Tafsir, menggunakan kitab Tafsir Jalalain. Hadits, menggunakan kitab Arbain Nawawi dan Bulughul Marom. Tajwid menggunakan kitab nadlom Bahasa Indonesia dan Hidayatus Sibyan. (AL)

 

Sumber: Penggunaan An Nahwu At Thatbiqi Dalam Kemahiran Membaca Kitab Kuning Tingkat Wustho Di Pondok Pesantren Al Hikmah Bandar Lampung, M. Mahfudz Nasir, 2019.

Kontribusi Nahdlatul Ulama (Nu) Dalam Pendidikan Agama Islam Di Pesantren Al-Hikmah Bandar Lampung, Alfia Zahra Putri, 2018

be the first to comment on this article

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *