Self Esteem, Cara Jitu Mengenali dan Menemukan Potensi Diri

Pernahkah kamu mendengar istilah Self Esteem? Bagi Sebagian orang tentu kata tersebut merupakan sesuatu yang asing dan jarang didengar. Padahal self esteem adalah sebuah istilah untuk penghargaan diri.

Self esteem berfokus pada bagaimana cara kita melihat diri sendiri sehingga dapat menerima dan mencintai diri sendiri. Self esteem menjadi bagian dari karakteristik diri seseorang yang akan mempermudah kita dalam mengenali diri dan juga menemukan potensi-potensinya.

Tidak banyak orang yang paham tentang self esteem ini, karena rendahnya literasi tentang self esteem berdampak pula pada banyak orang yang memiliki penghargaan diri yang rendah. Dengan keadaan tersebut banyak orang yang gagal memahami diri sendiri dan juga gagal dalam menemukan potensi yang dimilikinya. Untuk mengatasi hal tersebut maka sangat penting jika seseorang ingin mengenali dan menggali potensi dirinya harus memiliki self esteem yang baik dan sehat.

Apa Itu Self Esteem?

Menurut Brandent (2005), self esteem adalah keyakinan dari tindakan kita untuk menghadapi tantangan kehidupan. Self esteem adalah keyakinan untuk kita bahagia, perasaan berharga, serta kelayakan diri yang memungkinkan kita untuk menegaskan kebutuhan dan menikmati hasil dari kerja kita.

Sedangkan Tambunan (2001) menyebut self esteem sebagai sikap individu dalam penilaian dirinya sendiri yang diungkapkan dalam sikap positif maupun negatif. Self esteem berkaitan dengan bagaimana orang menilai dirinya sendiri dan akan memengaruhi  kehidupan sehari-hari.

Sementara itu dalam pandangan Dariuszky (2004), self esteem adalah cara seseorang merasakan dirinya, di mana seseorang tersebut menilai dirinya hingga memengaruhi perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang yang memiliki self esteem yang tinggi akan lebih menghargai dirinya sendiri, serta dapat mengetahui dan memperbaiki kesalahan yang ada pada dirinya.

Dari beberapa pengertian di atas dapat dikatakan bahwa self esteem merupakan sebuah pikiran, perasaan dan pandangan seseorang tentang bagaimana memahami, merasakan, mengapresiasi, mencintai dan menghargai dirinya sendiri. Self esteem memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan seseorang.

Jika seseorang memiliki self esteem yang rendah (low self esteem) maka mereka akan susah dalam mengenali dirinya sendiri dan susah dalam menggali potensi yang ia miliki. Sedangkan orang yang memiliki self esteem yang sehat maka orang tersebut akan dapat mempercayai diri sendiri, mencintai diri sendiri, mengapresiasi dan menghargai diri sendiri, sehingga mudah untuk menemukan potensi diri yang dimilikinya.

Ciri-ciri Self Esteem yang Sehat

Mengenai seberapa sehat self esteem pada diri, maka kamu dapat diketahui melalu beberapa indikator.

Pertama, dapat menolak permintaan orang lain jika kamu merasa tidak ingin melakukannya.

Kedua, tidak selalu memikirkan pengalaman negatif pada masa lalu.

Ketiga, dapat mengekspresikan kebutuhan diri.

Keempat, menerima kekurangan dan kelebihan diri sendiri.

Kelima, memiliki percaya diri yang tinggi.

Keenam, memiliki pandangan hidup yang positif.

Ketujuh, menghargai diri sendiri.

Kedelapan, mencintai diri sendiri.

Selain self esteem yang sehat sesuai dengan indikator di atas, ada pula orang yang memiliki self esteem atau penghargaan diri yang rendah. Hal ini sangat mencemaskan dan wajib dihindari.

Di antara ciri-ciri orang yang memiliki self esteem yang rendah, yaitu percaya bahwa orang lain lebih baik daripada diri sendiri, selalu terpaku pada kelemahan diri sendiri, takut gagal dalam mencoba sesuatu yang baru, sulit untuk menerima pujian dari orang lain, lupa dengan diri sendiri dan selalu mendahulukan orang lain, sulit untuk menolak permintaan orang lain jika kamu tidak benar-benar ingin melakukannya, tidak percaya pada diri sendiri, dan selalu membandingkan kualitas diri sendiri dengan orang lain.

Dari uraian di atas, kira-kira kamu memiliki self esteem yang sehat atau justru self esteem yang rendah? Sesuaikan dengan apa yang ada pada dirimu jika memiliki self esteem yang rendah harus segera diputus dan mulai membangun diri dengan self esteem yang sehat.

Namun, juga perlu diketahui ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi self esteem pada diri seseorang di antaranya, yaitu opini orang lain, pikiran diri sendiri, keterampilan diri, pola asuh masa kecil dan keterbatasan yang dimiliki, faktor-faktor tersebut juga menjadi hal yang sangat penting dalam meningkatkan self esteem menjadi sehat.

Cara Meningkatkan Self Esteem untuk Menemukan Potensi Diri

Agar seseorang mampu menemukan potensi diri yang dimilikinya, maka sangat memerlukan self esteem yang sehat dan baik. Untuk meningkatkan self esteem tersebut ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan. Berikut ini adalah beberapa cara agar dapat meningkatkan self esteem pada dirimu.

Pertama, kenali diri sendiri. Kamu adalah satu-satunya orang yang tahu tentang diri kamu sendiri. Kenali lebih jauh diri kamu sendiri cari apa kelebihanmu dan apa kekuranganmu. Dengan mengetahui dirimu sendiri maka kamu akan lebih bisa dalam mengorganisasi diri sendiri, kamu akan tahu apa yang harus kamu lakukan dan apa yang harus kamu hindari, sehingga ketika kamu sudah benar-benar mengetahui diri kamu sendiri maka kamu akan dengan mudah menemukan bakat ataupun potensi yang ada pada dirimu sendiri.

Kedua, jangan membandingkan diri dengan orang lain. Hal ini jika dilakukan justru akan membuat self esteem menjadi rendah. Jika kamu merasa ada sesuatu yang salah dan kurang pada dirimu jangan sekali-kali membandingkan diri dengan orang lain, karena dengan membandingkan diri dengan orang lain akan membuatmu semakin tidak percaya diri.

Jika kamu merasa ada yang kurang dalam dirimu maka cobalah evaluasi dirimu sendiri tanpa harus membandingkan diri dengan orang lain, fokuslah pada dirimu sendiri dan carilah masalahnya serta temukan solusinya agar masalah yang ada dalam dirimu dapat teratasi dan mampu membuatmu menjadi lebih baik lagi. Sehingga kamu akan memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan akan berdampk pada peningkatan self esteem pada dirimu.

Ketiga, jalinlah relasi yang positif. Carilah lingkungan yang dapat memotivasi dan menghargai diri kamu. Jangan sampai kamu terjerumus dalam hubungan dalam pertemanan buruk yang tidak dapat menghargai kamu, karena hal itu akan berdampak pada ketidak percayaan diri.

Kata-kata buruk dari orang lain akan dapat menurunkan self esteem pada dirimu. Lingkungan pertemanan yang positif akan memberikan dampak positif juga kepada dirimu, sehingga kamu akan dapat dengan cepat berkembang dan dengan mudah self esteem pada dirimu akan meningkat.

Keempat, terima keadaan diri. Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini, maka jika ada kekurangan dalam dirimu itu adalah sesuatu yang sangat wajar. Namun, kamu juga perlu tahu bahwa pada setiap kekurangan pasti ada kelebihan lain pada dirimu di sisi yang lain.

Rasa syukur selalu diperlukan agar kamu dapat menerima diri sendiri apa adanya, galilah potensi yang ada dirimu tanpa harus meratapi kekurangan yang kamu miliki. Dengan memiliki rasa syukur ditambah dengan semangat yang tinggi kamu akan lebih percaya diri dan self esteem pada dirimu juga akan meningkat.

Kelima, bangunlah sifat yang positif. Membangun sifat positif pada diri sendiri merupakan sebuah kunci yang harus dimiliki setiap individu. Berilah motivasi pada dirimu sendiri dengan hal-hal positif sehingga dengan hal yang positif dapat meningkatkan semangatmu dalam beraktivitas.

Selain itu, tanamkanlah pada dirimu jika kamu berbuat hal baik maka aka nada kebaikan pula yang akan kamu dapatkan. Maka benar kata pepatah “apa yang kamu tanam, itulah yang kamu tuai”. Pepatah tersebut mengajarkan jika kamu memiliki sifat dan diri yang positif maka kamu juga akan mendapatkan hasil yang positif juga. Sehingga dengan sifat positif tersebut kamu mampu menggali potensi-potensi yang positif pada dirimu sendiri.

be the first to comment on this article

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.