IQRA.ID – Dalam rangka memperingati Haul KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ke-11, Redaksi IQRA.ID kembali menggelar seminar virtual (webinar)  dengan tajuk “Gus Dur dan Tradisionalisme Progresif”.

Tema yang diangkat ini berkaitan dengan Gus Dur sebagai sosok santri yang lahir dan berkembang dari lingkungan pondok pesantren dan Nahdlatul Ulama (NU). Di mana kedua entitas ini dahulu dikenal sebagai kelompok “tradisional”. Namun, Gus Dur yang merupakan Presiden Indonesia ke-4 itu justru meramu pesantren dan NU melalui pemikiran dan gerakannya itu menjadi sesuatu yang progresif.

Tentu saja itu tidak lepas dari kultur sosial dan intelektual di lingkungan kaum santri yang dinamis dengan perkembangan zaman. Maka, webinar ini mencoba untuk menggali kembali jejak pemikiran dan gerakan Gus Dur yang pernah menjadi Ketua Umum PBNU selama 15 tahun itu sebagai intelektual yang progresif dengan memegang prinsip tradisionalisme ala pesantren dan NU.

Webinar ini akan diisi oleh Intelektual Muslim asal Singapura yakni Mohamed Imran Mohamed Taib. Ia merupakan aktivis lintas agama dan penggerak The Reading Group, yakni sebuah platform untuk mendukung nilai-nilai progresif dan apresiasi kritis untuk pemikir intelektual dalam masyarakat.

Acara yang terbuka untuk umum ini akan disiarkan secara langsung (live streaming) melalui akun fanspage facebook iqra.id (Klik >> www.facebook.com/id.iqra) pada Senin, 28 Desember 2020 pukul 19.00-20.00 WIB.

Catat tanggal acaranya ya, sampai jumpa pada hari H nanti. (MZN)

Haul Gus Dur ke 11

Topik Terkait: #Iqra.id

Leave a Response