Please assign a menu to the primary menu location under menu

KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha dalam pengajian Haul ke-62 KH Raden Asnawi Kudus menceritakan kisah lucu perdebatan kecil tentang rokok antara Gus Baha dengan KH. Ahmad Nafi’ Abdillah Kajen, Kab. Pati, salah satu keturunan Syekh Mutamakkin.

Berikut keterangan Gus Baha:

Mbah Nafi’, beliau masih Mbah saya, pernah bertanya, “Ha’, rokok harom tah ora? (Baha’, rokok raham atau tidak?) “.

Nek coro kulo darani harom, sepundi Mbah? (kalau menurut saya haram, bagaimana Mbah?).”

Lha yo, nek harom yo bener aku. Mulane tak obong, barang harom kan apikke diobong (Iya kan, kalau haram ya benar aku. Makanya aku bakar rokok, sebab barang haram memang baiknya dibakar).”

Hehehe… Jadi, saya sama orang-orang sepuh tidak pernah menang (debat). Akhirnya, saya bilang pada diri sendiri, “Yang muda mengalah”.

Karena saya nggak mungkin bilang, “Yang waras mengalah”. Hehehe

Sepinter-pinter kita, tetap kalah pinter sama yang sepuh-sepuh.

Leave a Response